dia itu, suami aku yang sangat aku sayang.
sayang dia pada aku, aku tak tahu. hanya dia dan DIA yang tahu. sebab hanya sekali dia kata sayang. aku tak banyak mengharap, asalkan aku ikhlas memberi.
dia yang kadang aku anggap sebagai bapa. bergantung harap, mengadu sakit pening, meminta perlindungan, mengharap belas kesian, merengek minta makan, mengongoi menangis di bahunya waktu sedih.
dia yang kadang aku anggap sebagai teman. ketawa, merajuk, marah dan mengusik. teman meminta pendapat. teman membuat hikayat. teman waktu kebosanan (ini kes aku membuli). ada bersama waktu aku kebuntuan.
dia yang kadang aku anggap macam bayi. suka nak manja. selalu aku ulit2. selalu di gomol2 sampai naik rimas. selalu teringat makan pakai. teringin nak suap makan dari awal sampai habis tapi tak pernah keadaan tu kena. hehe.
terima kasih abang atas semua rasa ini...
i do love you very strong!